FF
HaeSica
love and sacrifice Chapter 1
Title : Love and Sacrifice chapter 1
Author : Indah_Gorjess
Gentre : Romance, sad.
Lenght : Chapter
Cast : - Lee donghae
-Jessica jung
-Im yoon ah
- seohyun
- Cho Kyuhyun
Jessica sudah terbiasa dengan keadaan
ini, gelap tanpa sedikit pun cahaya. Tak ada satupun yang bisa ia lihat, hanya
hitam dan sepi. Hanya suara yang dapat ia dengar. Hanya hembusan angin yag
dapat ia rasakan.
2 tahun ia menjalani kehidupan ini, nyaris
dia menyerah, tapi berkat semangat orang-orang disekitarnya, ia mampu bangkit
dan terus berusaha menjalani hidup yang lebih baik.
“Tidaaaaaaaaaakkkkk......” sica
tersadar dari mimpi buruk yang selalu mengganggu tidurnya.
“Ada apa eoni??” tanya seohyun pada
sang kakak, sambil membawakan segelas air putih.
“ahh ani, eoni tak apa-apa! hanya
mimpi buruk saja” kata jessica, ia meneguk air putih dan langsung mencari
sebuah benda yang akan menuntun arah ia berjalan, tongkatnya.
“ini eoni, apakah eoni akan pergi ke
taman lagi hari ini?” seohyun segera memberikan tongkat kepada kakaknya.
“iya, eoni akan kesana sendiri, eoni
sudah hafal ko jalan menuju ke sana, jadi jangan khawatirkan eonimu ini ya?”
Jessica meyakinkan adiknya dengan ulasan senyum yang begitu manis.
jessica bergegas menuju taman yang
sering ia kunjungi bersama seohyun. Tapi kali ini ia tidak ingin ditemani oleh
siapapun, ia hanya ingin sendiri menikmati hari-harinya yang sepi nan sunyi.
ia langkahkan kakinya perlahan. ia
menghirup udara segar di pagi hari yang cerah ini. Suara burung yang berkicau
merdu dapat ia dengar jelas. Seakan ia ingin menari bersama burung-burung itu.
Di tengah perjalanan jessica menabrak
seseorang yang berjalan berlawanan arah dengannya. ia hanya bisa membungkuk
untuk meminta maaf kepada orang tersebut.
“Mianhae.. aku tidak sengaja menabrak
anda” Jessica meminta maaf kepada seseorang yang tengah berada di depannya,
meskipun ia tidak melihat tapi ia bisa merasakan kalau orang tersebut tengah
memandangnya.
“Tidak apa-apa, seharusnya aku yang
meminta maaf karena tidak memperhatikan jalan” jelasnya.
Ternyata orang yang ia tabrak adalah seorang wanita, ia baru
tahu saat yeoja ini berbicara, bahasanya sopan dan suaranya sangat lembut,
sepertinya dia yeoja yang baik batin jessica.
“perkenalkan namaku jessica jung, ahh kalau boleh tau, siapa
nama anda?” Jessica menjulurkan tangannya ke arah yeoja yang ada di hadapannya.
“namaku Im yoon ah, tapi panggil saja aku yoona” yeoja ini
menjabat tangan Jessica yang sedari tadi sudah terjulur
“Nama yang cantik, kalau begitu aku pergi dulu ya?? sampai jumpa
lagi” Jessica mengukir senyum di wajah cantiknya.
“ahh, oke” kata yoona lalu berpaling meninggalkan Jessica.
***
Jessica mendudukan badanya di kursi
taman yang basah karena embun pagi. Ia merasakan celana jeansnya basah akibat
embun itu, Tapi untuknya ini adalah hal yang menyenangkan. Ia hanya
bersenandung di dalam hatinya, ia merasakan angin yang menerbangkan rambut
indah berwarna coklat miliknya. Ia terus bersenandung hingga seseorang
membuyarkan semuannya.
“Apakan anda kesini sendiri” Tanya
seorang namja kepada jessica.
“anda siapa ya? apakah saya mengenal
anda?” Kata jessica dingin.
“ahh, perkenalkan nama saya Lee
Donghae, apakah saya boleh tau nama anda nona manis” Ia berkata dengan senyum
merekah dibibir indahnya, ia tau kalau yeoja di hadapannya ini adalah orang
yang dingin, maka dari itu ia mencoba untuk mencairkan susana.
“Nama ku Jessica jung, tolong jangan
ganggu aku disini” Jessica memasang raut wajah yang tak bisa ditebak, antara
ketakutan kepada pria didepannya atau marah karena diganggu.
“Aku hanya ingin menemanimu disini,
tolong ijinkan aku untuk lebih mengenal kamu” Donghae memohon kepada yeoja
dingin di depannya ini.
Jessica berlalu meninggalkan namja
yang tengah memohon kepadanya, ia tidak terbiasa berbicara dengan namja asing.
Apa lagi berteman dengan seorang namja. Baginya dunianya adalah adik dan orang
tuannya. Jadi ia selalu menutup diri kepada setiap namja. Karena dia selalu
berpikir kalau tidak ada namja yang akan mencintai gadis buta sepertinya. Kalau
pun ada yang mendekatinya, paling hanya akan memanfaatkan harta yang dimiliki
oleh orang tuannya. Orang tua Jessica memang seorang pengusaha kaya raya yang
terkenal di Seoul.
***
Jessica merebahkan tubuhnya yang lelah
di kasur empuk dan nyaman miliknya. Ia masih memikirkan namja di taman tadi. Ia
masih terbayang-bayang suara yang menurutnya sangat indah. Setiap kali ia
mengingat suara itu, hatinya akan bergejolak dan berdegup sangat kencang.
“Ada apa denganku, kenapa setiap kali
mengingatnya hatiku seakan terlepas dari tempatnya, sebenanya siapa namja itu”
Jessica bertanya-tanya, ia masih penasaran dengan namja itu.
Jessica menoleh saat suara adiknya
yang sudah tak asing lagi memanggilnya untuk segera menuju ruang makan.
“Eoni, cepatlah kemari aku sudah
memasakkan sesuatu yang lezat untukmu” Seohyun telah mempersiapkan makanan
untuknya dan untuk kakak tersayangnya.
“Aku akan kesana” Jessica berteriak
agar adiknya dapat mendengar suaranya.
Jessica melahap makananya dengan
cepat, ia sangat menyukai masakan adiknya ini, Jessica memang tidak mahir dalam
memasak, bukan karena keadaannya yang tidak bisa melihat, tapi memang jessica
tidak bakat dalam urusan pengolahan makanan, buktinya saat Jessica masih
normal, ia sama sekali tidak bisa memasak apapun, yang ia bisa hanya memasak
air dan mie instant.
“Eoni, bagaimana keadaan di taman?”
Seohyun memulai perbincangan diantara mereka.
“Keadaannya sama seperti biasa, tapi
ada yang aneh, kenapa ada namja yang mendekati eoni dan ingin berteman dengan
eoni” Kata Jessica menceritakan namja yang tadi ditemuinya di taman.
“cie cie, ada yang suka nih sama eoni
ku yang cantik” Seohyun terkekeh melihat ekspresi wajah eoninya yang kesal
digoda olehnya.
“kau ini, eoni hanya ingin bertanya,
apakah kamu mengenal namja yang bernama Lee Donghae??” Tanya Jessica penasaran.
“entahlah, sepertinya aku tidak pernah
mendengar nama itu” Kata Seohyun sambil merapikan meja makannya.
“Ya sudahlah, namja seperti itu tidak
usah dipikirkan” Jessica bergumam sendiri.
***
Keesokan harinya Jessica
bergegas pergi ke tempatnya les vokal. Ia diantar oleh supir kepercayaan orang
tuannya. Jessica memang sangat mahir dalam urusan bernyanyi. Ia pun sering
menjuarai lomba menyanyi. Tetapi semenjak keadaan yang tak bisa melihat lagi,
ia jadi tidak percaya diri tampil di depan umum. Ia hanya menyanyi untuk
dirinya sendiri.
Sesampainya di tempat les vokal, ia
segera memasuki ruangan untuknya berlatih. Tapi tepat didepan lorong masuk
tangannya ditahan oleh seseorang dari arah belakang.
“Kita bertemu lagi nona manis,
Sepertinya kita memang jodoh” Kata Donghae setelah melepaskan tangannya.
“Tolong ya, anda jangan kurang ajar
dengan saya, permisi” Kata Jessica yang segera melangkahkan kakinya untuk
menjauh dari namja ini, tapi gagal, tangannya sudah ditarik oleh namja itu, ia
tak kuasa melepaskannya, karena tangan namja ini begitu kuat.
“Jangan acuhkan aku nona cantik” Kata
DongHae memasang wajah anak kecilnya.
“Lepaskan tanganku, atau akan aku
teriaki agar semua orang akan menghajarmu” Jessica masih berusaha melepaskan
tangannya dari Donghae, hingga tongkatnya terjatuh.
Karena tidak tega, akhirnya Donghae
melepaskan genggamannya dan mengambilkan tongkat untuk Jessica.
“ini tongkat mu nona, maafkan aku”
Donghae segera meninggalkann Jessica yang tengah mematung akbiat genggaman
tangannya tadi.
TBC

Tidak ada komentar:
Posting Komentar