Sabtu, 18 Januari 2014

FF HaeSica
love and sacrifice Chapter 1



Title              : Love and Sacrifice chapter 1
Author          : Indah_Gorjess
Gentre          : Romance, sad.
Lenght          : Chapter
Cast             : - Lee donghae
  -Jessica jung
  -Im yoon ah
  - seohyun
  - Cho Kyuhyun


          Jessica sudah terbiasa dengan keadaan ini, gelap tanpa sedikit pun cahaya. Tak ada satupun yang bisa ia lihat, hanya hitam dan sepi. Hanya suara yang dapat ia dengar. Hanya hembusan angin yag dapat ia rasakan.
          2 tahun ia menjalani kehidupan ini, nyaris dia menyerah, tapi berkat semangat orang-orang disekitarnya, ia mampu bangkit dan terus berusaha menjalani hidup yang lebih baik.
          “Tidaaaaaaaaaakkkkk......” sica tersadar dari mimpi buruk yang selalu mengganggu tidurnya.
          “Ada apa eoni??” tanya seohyun pada sang kakak, sambil membawakan segelas air putih.
          “ahh ani, eoni tak apa-apa! hanya mimpi buruk saja” kata jessica, ia meneguk air putih dan langsung mencari sebuah benda yang akan menuntun arah ia berjalan, tongkatnya.
          “ini eoni, apakah eoni akan pergi ke taman lagi hari ini?” seohyun segera memberikan tongkat kepada kakaknya.
          “iya, eoni akan kesana sendiri, eoni sudah hafal ko jalan menuju ke sana, jadi jangan khawatirkan eonimu ini ya?” Jessica meyakinkan adiknya dengan ulasan senyum yang begitu manis.
          jessica bergegas menuju taman yang sering ia kunjungi bersama seohyun. Tapi kali ini ia tidak ingin ditemani oleh siapapun, ia hanya ingin sendiri menikmati hari-harinya yang sepi nan sunyi.
          ia langkahkan kakinya perlahan. ia menghirup udara segar di pagi hari yang cerah ini. Suara burung yang berkicau merdu dapat ia dengar jelas. Seakan ia ingin menari bersama burung-burung itu.
          Di tengah perjalanan jessica menabrak seseorang yang berjalan berlawanan arah dengannya. ia hanya bisa membungkuk untuk meminta maaf kepada orang tersebut.
          “Mianhae.. aku tidak sengaja menabrak anda” Jessica meminta maaf kepada seseorang yang tengah berada di depannya, meskipun ia tidak melihat tapi ia bisa merasakan kalau orang tersebut tengah memandangnya.
          “Tidak apa-apa, seharusnya aku yang meminta maaf karena tidak memperhatikan jalan” jelasnya.
Ternyata orang yang ia tabrak adalah seorang wanita, ia baru tahu saat yeoja ini berbicara, bahasanya sopan dan suaranya sangat lembut, sepertinya dia yeoja yang baik batin jessica.
“perkenalkan namaku jessica jung, ahh kalau boleh tau, siapa nama anda?” Jessica menjulurkan tangannya ke arah yeoja yang ada di hadapannya.
“namaku Im yoon ah, tapi panggil saja aku yoona” yeoja ini menjabat tangan Jessica yang sedari tadi sudah terjulur
“Nama yang cantik, kalau begitu aku pergi dulu ya?? sampai jumpa lagi” Jessica mengukir senyum di wajah cantiknya.
“ahh, oke” kata yoona lalu berpaling meninggalkan Jessica.

***
          Jessica mendudukan badanya di kursi taman yang basah karena embun pagi. Ia merasakan celana jeansnya basah akibat embun itu, Tapi untuknya ini adalah hal yang menyenangkan. Ia hanya bersenandung di dalam hatinya, ia merasakan angin yang menerbangkan rambut indah berwarna coklat miliknya. Ia terus bersenandung hingga seseorang membuyarkan semuannya.
          “Apakan anda kesini sendiri” Tanya seorang namja kepada jessica.
          “anda siapa ya? apakah saya mengenal anda?” Kata jessica dingin.
          “ahh, perkenalkan nama saya Lee Donghae, apakah saya boleh tau nama anda nona manis” Ia berkata dengan senyum merekah dibibir indahnya, ia tau kalau yeoja di hadapannya ini adalah orang yang dingin, maka dari itu ia mencoba untuk mencairkan susana.
          “Nama ku Jessica jung, tolong jangan ganggu aku disini” Jessica memasang raut wajah yang tak bisa ditebak, antara ketakutan kepada pria didepannya atau marah karena diganggu.
          “Aku hanya ingin menemanimu disini, tolong ijinkan aku untuk lebih mengenal kamu” Donghae memohon kepada yeoja dingin di depannya ini.
          Jessica berlalu meninggalkan namja yang tengah memohon kepadanya, ia tidak terbiasa berbicara dengan namja asing. Apa lagi berteman dengan seorang namja. Baginya dunianya adalah adik dan orang tuannya. Jadi ia selalu menutup diri kepada setiap namja. Karena dia selalu berpikir kalau tidak ada namja yang akan mencintai gadis buta sepertinya. Kalau pun ada yang mendekatinya, paling hanya akan memanfaatkan harta yang dimiliki oleh orang tuannya. Orang tua Jessica memang seorang pengusaha kaya raya yang terkenal di Seoul.
***
          Jessica merebahkan tubuhnya yang lelah di kasur empuk dan nyaman miliknya. Ia masih memikirkan namja di taman tadi. Ia masih terbayang-bayang suara yang menurutnya sangat indah. Setiap kali ia mengingat suara itu, hatinya akan bergejolak dan berdegup sangat kencang.
          “Ada apa denganku, kenapa setiap kali mengingatnya hatiku seakan terlepas dari tempatnya, sebenanya siapa namja itu” Jessica bertanya-tanya, ia masih penasaran dengan namja itu.
          Jessica menoleh saat suara adiknya yang sudah tak asing lagi memanggilnya untuk segera menuju ruang makan.
          “Eoni, cepatlah kemari aku sudah memasakkan sesuatu yang lezat untukmu” Seohyun telah mempersiapkan makanan untuknya dan untuk kakak tersayangnya.
          “Aku akan kesana” Jessica berteriak agar adiknya dapat mendengar suaranya.
          Jessica melahap makananya dengan cepat, ia sangat menyukai masakan adiknya ini, Jessica memang tidak mahir dalam memasak, bukan karena keadaannya yang tidak bisa melihat, tapi memang jessica tidak bakat dalam urusan pengolahan makanan, buktinya saat Jessica masih normal, ia sama sekali tidak bisa memasak apapun, yang ia bisa hanya memasak air dan mie instant.
          “Eoni, bagaimana keadaan di taman?” Seohyun memulai perbincangan diantara mereka.
          “Keadaannya sama seperti biasa, tapi ada yang aneh, kenapa ada namja yang mendekati eoni dan ingin berteman dengan eoni” Kata Jessica menceritakan namja yang tadi ditemuinya di taman.
          “cie cie, ada yang suka nih sama eoni ku yang cantik” Seohyun terkekeh melihat ekspresi wajah eoninya yang kesal digoda olehnya.
          “kau ini, eoni hanya ingin bertanya, apakah kamu mengenal namja yang bernama Lee Donghae??” Tanya Jessica penasaran.
          “entahlah, sepertinya aku tidak pernah mendengar nama itu” Kata Seohyun sambil merapikan meja makannya.
          “Ya sudahlah, namja seperti itu tidak usah dipikirkan” Jessica bergumam sendiri.

***
       Keesokan harinya Jessica bergegas pergi ke tempatnya les vokal. Ia diantar oleh supir kepercayaan orang tuannya. Jessica memang sangat mahir dalam urusan bernyanyi. Ia pun sering menjuarai lomba menyanyi. Tetapi semenjak keadaan yang tak bisa melihat lagi, ia jadi tidak percaya diri tampil di depan umum. Ia hanya menyanyi untuk dirinya sendiri.
          Sesampainya di tempat les vokal, ia segera memasuki ruangan untuknya berlatih. Tapi tepat didepan lorong masuk tangannya ditahan oleh seseorang dari arah belakang.
          “Kita bertemu lagi nona manis, Sepertinya kita memang jodoh” Kata Donghae setelah melepaskan tangannya.
          “Tolong ya, anda jangan kurang ajar dengan saya, permisi” Kata Jessica yang segera melangkahkan kakinya untuk menjauh dari namja ini, tapi gagal, tangannya sudah ditarik oleh namja itu, ia tak kuasa melepaskannya, karena tangan namja ini begitu kuat.
          “Jangan acuhkan aku nona cantik” Kata DongHae memasang wajah anak kecilnya.
          “Lepaskan tanganku, atau akan aku teriaki agar semua orang akan menghajarmu” Jessica masih berusaha melepaskan tangannya dari Donghae, hingga tongkatnya terjatuh.
          Karena tidak tega, akhirnya Donghae melepaskan genggamannya dan mengambilkan tongkat untuk Jessica.
          “ini tongkat mu nona, maafkan aku” Donghae segera meninggalkann Jessica yang tengah mematung akbiat genggaman tangannya tadi.

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar